Popular Posts

Sunday, June 15, 2008

Politik Setan


Sesungguhnya Fira’un telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya terpecah belah; dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Fira’un termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.

Dan Kami akan teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Fira’un dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan. (QS. Al-Qashash: 4-6)

Imam Khomeini membagi politik menjadi tiga bagian: Politik Satwa, Politik Setan dan Politik Tuhan. Dalam politik pertama, masyarakat dituntun kepada keuntungan duniawi dan pemenuhan materi saja. Pada politik ketiga, manusia dibawa ke tingkat yang paling utama; tidak hanya sekedar memenuhi sisi materi, akan tetapi mengisi manusia dengan nilai-nilai ilahiah dan kedekatan maknawi kepada Tuhan. Sementara dalam politik kedua, manusia diarahkan ke tujuan yang bersifat kekuasaan dan masyarakat diajak untuk selalu haus akan kekuasaan dan posisi.

Dapat diamati bagaimana politik setan ini tidak pernah berubah sejak zaman Fira’un hingga sekarang; yakni melakukan upaya pecah belah dengan cara menguatkan sebagian pihak dan melemahkan yang lain dengan memberi iming-iming kekuasaan dan kekuatan. Bahkan untuk itu mereka tega melakukan kekejian bahkan sampai pada pembunuhan bayi-bayi yang baru lahir, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an. Artinya, untuk meraih dan melanggengkan kekuasaan, mereka tega sekalipun harus membunuh jutaan orang.

Praktek pembantaian dan pembunuhan massal seperti yang terjadi di beberapa negara adalah hal yang wajar dan lumrah dalam ambisi orang-orang yang mengejar kekuasaan. Dan tidak hanya pada kasus di atas, peristiwa yang saat ini sedang berlangsung dan terus berkembang seperti di Sudan, Iraq, Palestina, Yaman, Afganistan dan disebagian negara-negara Islam, adalah bukti nyata akan bengisnya praktek politik setan ini. Kalau mau jujur, itu sebenarnya disebabkan oleh satu faktor saja, yaitu kekhawatiran akan runtuhnya "hegemoni", kekuasaan dan pemerintahan mereka. Persis kekhawatiran yang ada pada Fira’un di saat dia merasa akan muncul seorang bayi yang akan menumbangkan kekuasaannya, sehingga ia harus membunuhi bayi-bayi yang baru lahir.

Pada saat yang sama, penguasa-penguasa dzalim atau Fira’un-Fira’un ini menebarkan virus-virus fitnah guna menutupi kejahatan itu dengan cara mencari kambing hitam. Selain itu, mereka menempatkan diri mereka pada posisi sebagai pahlawan dan polisi dunia. Negara mana pun akan mendapatkan dukungan yang bersifat semu dalam segala bidang seperti ekonomi, politik, stabilitas keamanan, dan sebagainya jika mereka siap berdiri di belakang kekuasaan yang dibangunnya. Sebaliknya bila menentang, negara tersebut akan diganggu, dibuat rusuh, dipecah belah, sebelum akhirnya “dikunyah”. Ini persis dengan apa yang tengah dialami oleh negara Iran. Karena dianggap membangkang dan diangap sebagai benalu oleh mereka, Iran selalu digoyang stabilitasnya di berbagai bidang. Namun sialnya mereka tidak sadar kekuatan rakyat Iran tidak bisa dilumpuhkan dengan slogan dan gertakan.

Saat ini, fira’un-fira’un hadir dan ada di mana-mana di samping bayang-bayang Fira’un terbesar; Amerika Serikat. Dengan segala kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki, ia memaksakan kehendaknya ke atas seluruh bangsa, meruntuhkan sebagian di antaranya dan mengukuhkan sebagian yang lain. Dan di lain pihak, tidak ada yang ditakuti oleh Amerika selain gerakan-gerakan kemerdekaan di atas asas Islam. Sebab, Islam hanya mengakui kekuasaan Allah dan menentang kekuasaan dzalim dari siapa pun.

Dalam Tauhid disebutkan bahwa setiap manusia harus bergantung hanya kepada kekuasaan Allah, dan manusia tidak berhak mengakui kekuasaan selain kekuasaan Allah swt. Dengan demikian, slogan dan garis perjuangan yang dijalankan mereka meyakini bahwa Islam dan Allah swt adalah satu-satunya penguasa yang harus ditaati. Ini sangat tidak menguntungkan bahkan kuat mengancam kelanggengan kekuasaan Fira’un di manapun dan kapanpun. Oleh karena itu, adalah hal yang wajar bila Islam menjadi musuh utama bagi para politisi yang berorientasi pada kekuasaan dan lambung. Bahkan permusuhan ini ditegaskan kembali setelah peristiwa 11 September 2001. Penegasan ini sangat kentara ketika Bush membuat garis merah; “Aku atau Teroris”.

Sejak saat itu, ketika terjadi kejahatan dan pembunuhan di mana saja, mereka selalu menjadikan Islam sebagai kambing hitam dari segala bentuk kejahatan, walaupun pelaku kejahatan itu mereka sendiri. Dengan segala kekuasaan dan kekuatan yang dimiliki, mereka melakukan propaganda luar biasa dengan menyebarkan kepada opini umum untuk meyakinkan dunia bahwa Islam identik dengan kekerasan, kebrutalan, teror dan terorisme. Sambil memainkan peran bohong mereka sebagai polisi dunia yang melindungi hak asasi manusia dan nilai kemanusiaan dan atas nama demokrasi, mereka menekan negara-negara dunia ketiga agar menapaki langkah mereka dan menyembah kekuasaan yang mereka genggam

Pekerjaan mereka adalah pekerjaan setan. Mereka adalah para budak setan dengan menjadikan manusia saling mencurigai, memusuhi, dan berperang satu sama lain. Kemudian mereka mendukung kelompok yang mendukung kekuasaan mereka dan memerangi kelompok yang tidak menyembah terhadap kekuasaan dan kemauan mereka. Allah Swt. berfirman:“Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu…(Al-Ma’idah: 91). Inilah yang dimaksudkan oleh ayat dalam surat Al-Qashash di atas bahwa Fira’un senantiasa berupaya melemahkan sebagian golongan dan menguatkan sebagian yang lain.

Ironis sekali ketika kita melihat banyaknya politisi di dunia ketiga semisal di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam menarik garis dan menghubungkan tujuan-tujuan yang sama dengan para politisi setan (Amerika dan Barat). Tangga politik yang mereka injak adalah semata-mata demi kekuasaan dan perut mereka. Kalau saja para politikus itu ketika membuat partai dan menjadikan partai itu sebagai sekolah untuk mendidik para calon politikus untuk melayani masyarakat dan negara, atau ketika mereka duduk di tempat-tempat terhormat, dia akan menghabiskan waktunya untuk melayani rakyat; bukan untuk mengganyang rakyat. Yang lebih parah dari itu, saat Indonesia mulai beranjak ke demokrasi dan multipartai, mereka duduk di kursi empuk dan mengkotak-kotak negara dengan dalih menyejahterakan rakyat. Ini naif sekali.

Memang wajah politikus bangsa kita persis badut yang bertopeng malaikat tapi hati mereka busuk seperti Fira’un dan terbelenggu dengan jaring setan besar.

Dari Rasulullah saw. kita menangkap isyarat, “Beruntunglah orang-orang yang sibuk dengan aib dan kezalimannya ketimbang sibuk dengan aib dan kezaliman orang lain.” Artinya, setiap kita mesti berjuang membebaskan hatinya dari kekuasaan setan. Ia harus berusaha menciptakan keadilan dalam dirinya. Jika kezaliman masih berkuasa di hatinya, maka jangan harap kita bisa percaya kepada penguasa seperti mereka.

Disadari atau tidak, atau mungkin berpura-pura pongah bila saat ini para pemimpin negara-negara adikuasa pada hakekatnya adalah Fira’un besar. Langkah-langkah politik mereka cermin politik setan yang hanya merefleksikan kejahatan dan untuk kejahatan. Begitu pula jika para pemimpin dunia ketiga; selama berorientasi pada kekuasaan dan perut maka, hakikat mereka adalah Fira’un yang hatinya belum terbebaskan dari kekuasaan setanik, sehingga yang muncul darinya juga kejahatan dan demi kejahatan.

Dalam banyak cara merusak citra Islam, mereka menebar opini bohong dan fitnah. Mereka berharap setiap orang akan ketakutan dan tidak nyaman apabila bersentuhan dengan Islam dan merasa malu bila disebut sebagai muslim. Mereka berusaha agar dunia ini terasa sempit bagi orang-orang Islam. Mereka telah berbohong dengan mengatakan bahwa Islam hanya dibangun di atas kekerasan, terorisme dan perang.

Mereka mengindentikkan orang-orang kafir dan munafik dengan orang-orang yang tidak menerima Islam (nonmuslim). Padahal, orang-orang kafir dan munafik tidaklah sama dengan orang-orang yang tidak beragama Islam. Orang-orang kafir adalah mereka yang menolak dan memerangi kebenaran. Mereka adalah orang-orang yang memaksakan kebohongan terhadap orang lain, buas, liar, bertindak tanpa aturan, dan hanya mengikuti hasrat setan. Sementara munafik adalah sekelompok orang yang tak bermoral, manusia pengecut yang ingin hidup di bawah kebijakan Islam tetapi selalu berusaha menggerogoti dan menghancurkan Islam dari dalam.

Tentu saja, ada banyak lemparan tuduhan mereka terhadap upaya melawan gejala buruk di atas. Mereka sangat tangkas untuk berkompetisi menyebutnya sebagai kekerasan dan terorisme. Jika memerangi kejahatan dan kepengecutan semacam itu dianggap begitu, biarkan saja mereka mengatakan bahwa Islam agama kekerasan.

Politik Islam dibangun menjulang di atas moralitas dan kemanusiaan sehingga dengan politiknya akan selalu berhadapan dengan kebiadaban dan ketidakadilan. Politik Islam selalu memerangi penipuan, pengkhianatan, terorisme dan segala bentuk sifat-sifat buruk setani. Islam dengan politiknya tidak mengejar kekuasaan, karena kekuasaan hanya milik Allah Swt. semata. “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”

Islam mencintai perdamaian, yaitu perdamaian yang berasaskan keadilan dan kemanusiaan. Islam tidak hanya menghendaki manusia hidup sejahtera dan damai dari sisi materi saja, sebab ini adalah politik satwa yang hanya mementingkan seputar lambung dan nafsu.

Sunday, May 11, 2008

Wiladah Hazrat Zainab (sa)

Sempena Hari Ulang Tahun Penuh Keberkatan Hazrat Zainab (as):

Dia Menyampaikan Mesej Islam Sejati.

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, Maha Penyayang.

5hb Jamadi ul·awwal, bertetapan dengan hari ulang tahun kelahiran Hazrat Zainab (s), cucunda Nabi Muhammad (s.a.w.a). Dia dilahirkan kepada Amirul Mukminin Ali Ibn Abi Talib (as), Imam pertama Ahlul Bayt, dan Hazrat Fatimah (s) puteri kesayangan Rasulullah (s.a w), di kota suci Madinah, pada 5hb Jamadi ul·awwal, 5 tahun selepas Hijrah (5H). Nabi Muhammad (s.a.w) memberinya nama "Zainab" yang bermaksud "perhiasan bapa".Mempelajari kehidupan ahli-ahli keluarga Rasulullah (s.a.w) menjadi jelas bahawa Imam (as) dan keturunan mereka begitu juga Hazrat Fatimah (s) adalah contoh-contoh manusia agung. Selepas Rasulullah sendiri, yang telah mencapai tahap akhlak, peradaban yang tinggi dan kesempurnaan ruhaniah. Dikalangan mereka, kehidupan para wanita yang telah dibesarkan dibawah tunjuk ajar dan bimbingan Nabi Muhammad (s.a.w), melaksanakan tugas seperti Iampu suluh yang bersinar bagi mereka-mereka yang hari ini mencari identiti, keperibadian dan peranan sebenar wanita.

5hb Jamadi ul-awwal

Dengan Nama Allah, yang Maha Pemurah, Maha Penyayang "Sesungguhnya kami memberi kepada mu nikmat yang banyak, sembahyanglah kepada Tuhan mu dan berkorbanlah. Sesungguhnya musuh mu akan terputus zuriatnya"

AI-Quran Surah AI-Kausar


Wanita Contoh.

Hazrat Zainab (s) adalah dikalangan peribadi-peribadi yang agung dan terkemuka Islam.Peranan pentingnya didalam kebangkitan Imam Hussein (as) (Revolusi Karbala) dan mengikuti kesyahidan Imam dan saudaranya, Hazrat Imam Hussein (as), mencerminkan pandangan dan hikmahnya yang mendalam didalam hal ehwal umat Islam.

Dia adalah contoh bagi seorang insan yang agung. Hazrat Zainab (s) adalah simbol kebaikan, peradaban, kesucian dan ketahanan. Ringkasnya, dia adalah seorang wanita revolusioner.

Di Karbala, para syuhada memenuhi matlamat mereka melalui darah mereka yang mengalir, di satu peperangan yang tiada tara dipaksakan oIeh agen-agen Khalifah kejam Yazid atas perintahnya Keluarga mulia Nabi Muhammad (s.aw), termasuk putera sulung Imam Husain (as) Imam Zain ul Abidin (as), Hazrat Zainab (s) dan lain-lain ahli keluarga dan dibawa ke Kufah dan kemudian ke istana Yazid di Damsyik oleh tentera Khalifah.

Hazrat Zainab (s) mengambil alih mengetuai para wanita dan kanak-kanak yang berada di khemah Imam Husain (as) selepas kesyahidannya, kerana orang lelaki yang hidup didalam khemah itu hanyalah Imam Zainul Abidin (as) yang sedang sakit tenat.Untuk memberi penjelasan orang ramai mengenai kebenaran Imam Husain (as) dan jalan serta tujuan Islamnya, dimana sahaja Hazrat Zainab (s) pergi, termasuklah di istana Yazid dan gabenornya di Kufah, dia menyampaikan Khutbah·Khutbah yang penuh semangal Dia juga mendedahkan pengenalan sebenar dirinya dan saudaranya dan saudara maranya serta yang lain-lain yang syahid. Dia menyampaikan mesej Revolusi Karbala yang telah berlaku demi untuk memelihara Islam yang tulin dan sejati Nabi Muhammad (s.a.w).Apabila kita membaca bahagian ini didalam sejarah secara spontan ayat berikut akan timbul difikiran."Mereka yang menyampaikan risalah-risalah Allah dan hendaklah takut kepada Nya dan janganlah dia takut kepada seseorang kecuali kepadaAliah dan mencukupilah Allah sebagai penghisab" AI-Quran, ayat 33:39 Malah, Hazrat Zainab (s) tidak takut kepada sesiapapun iaitu Yazid penjenayah atau agen-agen zalimnya, dia hanya takutkan Allah S.W.t yang Maha Berkuasa.Di istana Yazid, dia membuat kecantikan taqwa dan kebenaran hilang dari wajah Yazid yang zalim dan pegawai-pegawainya. Dan dialah yang menyebabkan propaganda dinasti Umayyah tidak berkesan dan membuat umat Islam mengetahui bahawa Yazid dan dinasti Umayyah adalah kafir, pelaku dosa, kejam dan pengikut syaitan, yang telah membunuh Imam Husain (as) cucunda Rasulullah (s.a.w) dan 72 orang saudara mara dan para sahabatnya di Karbala.

Hazrat Zainab (s), selepas dibebaskan daripada tawanan khalifah penjenayah, pulang bersama· sama dengan ahli-ahli keluarga Rasulullah yang lain ke Karbala. Orang ramai mengerumuni di sekelilingnya dan dia bercakap kepada mereka mengenai kekejaman Umayyah dan jenayah-jenayah yang telah dilakukan oleh Yazid dan gabenornya ibnu Ziad. Wanita-wanita Madinah perlahan.lahan mula berfikir untuk membalas dendam. Sebagai akibatnya, gabenor Madinah menjadi takut dan menulis sepucuk warkah kepada Yazid mengenai kebimbangannya mengenai kebangkitan yang akan berlaku.Didalam jawapan, Yazid menulis, "Keluarkan dia dari Madinah dan biarkan dia bergerak kemana sahaja yang dia kehendaki". Gabenor itu bercakap dengan Hazrat Zainah (s), dia enggan untuk meninggalkan Madinah dan berkata: "Allah S.W.T mengetahui apa yang telah Yazid lakukan terhadap kami. Dia telah membunuh kaum lelaki terbaik kami dan menghalang pengaliran air yang dinikmati oleh semua haiwan, dan membawa kami dari satu kota ke kota lain seperti hamba abdi. Dan sekarang aku bersumpah demi Allah bahawa jika mereka hendak membakar kami, aku tidak akan meninggalkan pusara datukku (Rasulullah s.a.w)".Hazrat Zainab (s) telah memainkan satu peranan penting didalam sejarah Islam ini. Dia mempertahankan sunnah Nabi Muhammad (s.a.w) dan Revolusi Islam Imam Hussein dan lain-lain para syuhada Karbala. Khutbah-khutbah bersejarah yang dilakukan didalam mengecam kerajaan zalim Yazid dipelbagai upacara, tidak akan dilupai. Peranannya didalam tujuan suci itu sebegitu besar sehingga dia menjadi satu simbol bagi para wanita Islam selama 14 abad.

Dihari ulang tahun kelahirannya yang mulia ini, kami mengucapkan tahniah kepada semua Islam wanita dan lelaki diseluruh dunia. Hari ini juga dikenali sebagai "Hari Jururawat" di Iran dan Republik Islam akan merayakan upacara yang berkat ini. Kami melahirkan ucapan tahniah kepada semua pembaca diseluruh dunia berhubung dengannya.

Nota Kaki:

I. Cucu Rasulullah s.a.w, Imam Husain (as) bangun menentang kejahatan yang diketuai oleh Yazid, pada tahun 61 H (683 M). Dengan perintah Yazid selepas kesyahidan Imam Husain (as) dan 72 orang saudara mara dan para sahabatnya, keluarga Rasulullah (s.a.w) telah ditawan dan dibawa ke kota Kufah dan Damsyik.

ZAINAB KUBRA (as), wanita agung

Sewaktu dia dilahirkan, Fatimah az Zahra (as) ibunya, membawanya kepada suaminya, Amirul Mukminin Ali b. Abi T alib (as), untuk memberinya nama, sebagai mana adat resam dikalangan orang-orang Arab.

Dia berkata dia tidak akan mendahului Rasulullah s.a.a.w, sedang waktu itu baginda sedang bermusafir.Sebaik sahaja Rasulullah s.a.w pulang, Amirul Mukminin bertanya kepada baginda mengenai nama dimana bayi itu akan dipanggil. Baginda juga berkata dia tidak akan mendahului Allah Maha Berkuasa dan akan menunggu.Kemudian Jibrail turun menemui mereka; selepas menyampaikan salam daripada Allah S.W.T kepada Rasulullah S.a. w, malaikat itu menambah bahawa Allah Maha Berkuasa ingin bayi itu diberi nama Zainab. Dia lalu memberitahu Rasulullah s.a.a.w. mengenai peristiwa-peristiwa sedih yang akan ditempuhinya.Rasulullah s.a.a.w merasa sedih dan berkata sesiapa yang menangis akan tragedi anak ini akan diberi ganjaran oleh Allah S.W.T sepertimana ia telah menangisi keatas kedua·dua saudaranya Hasan dan Hussein as.Gelaran-gelaran nya adalah petunjuk-petunjuk benar akan kelebihan- kelebihannya, sifat-sifatnya yang terpuji dan perangainya yang disanjungi. Dia amat berpengetahuan mengenai prinsip-prinsip Islam dan tunjang-tunjangnya juga cabang-cabangnya, begitu juga pengetahuannya terhadap perundangan mazhab Ahl ul Bayt, pengetahuan tradisi, kesabaran dan taqwa tanpa menerima persekolahan yang resmi apa yang diketahuinya ialah dari ilham ketuhanan.Dia adalah wanita yang teragung dikalangan semua wanita pada zamannya kecuali ibunya sendiri. Dia adalah yang paling taqwa malah walaupun dikalangan saudara maranya sendiri. Dia membesar didalam rumah Rasulullah s.a.w untuk menjadi seorang wanita agung, ketulusan hati, suci dan berbudi bahasa.Sebagai seorang ahli yang muda dan dihormati dari Ahl-ul Bayt Rasulullah s.a.w, ramai para orang mulia dari keluarga.keluarga Arab telah datang untuk mengahwininya. T etapi, bapanya, Amirul Mukminin menurut kepada cadangan daripada Rasulullah s.a.a.w bahawa "puteri-puteri kami adalah untuk putera·putera kami dan putera-putera kami adalah untuk puteri-puteri kami", lalu menerima Abdullah b. Jaafar al· Tayyar, anak saudaranya, putera saudara tuanya, sebagai menantu.

Dia adalah seorang anak muda yang alim yang telah mengingati banyak dari kata-kata Rasulullah s.a.w.w; menghabiskan kebanyakkan masanya dengan Amirul Mukminin, Imam Hasan dan Imam Hussein, as dan dia seorang yang dermawan. Dia hadir dipeperangan Jamal, Siffin dan Nahrawan bersama bapa saudaranya.

Sebab mengapa dia tidak bersama Imam Hussein (as) ke Karbala dicatit bahawa samada dia uzur atau matanya telah rabun, bagaimanapun untuk satu sebab atau yang lain dia telah dikecualikan daripada mengambil bahagian didalam rombongan yang penuh rahsia oleh Imam sendiri. Bagaimanapun dia telah menghantar kedua-dua orang puteranya Aun dan Muhammad yang mana kedua-duanya mati syahid diperistiwa Karbala Sewaktu berita kesyahidan mereka sampai kepada Abdullah b. Jaafar al- T ayyar dia berkata, "Sesungguhnya kita kepunyaan Allah dan kepada Nya kita kembali". Sebuah ayat dari al Quran surah 2: 155/156, ''Sesungguhnya kami akan mencuba kamu dengan sesuatu daripada ketakutan dan kelaparan dan kekurangan harta benda dan nyawa dan buah·buahan; dan berilah khabar gembira kepada orang yang bersabar yang apabila mereka ditimpa oleh bencana mereka berkata, "Sesungguhnya, kita kepunyaan Allah dan kepada Nyalah kita kembali". Yang mana kedua-duanya bererti didalam maksud bahasa dan kiasannya, yang kita adalah kepunyaan dan dimiliki oleh Allah s.w.t Oleh itu apa sahaja yang Dia kehendaki dari kita, adalah satu rahmat dan pada hari pengadilan, kita akan kembali kepada Nya untuk menerima ganjaran.

Hasil daripada perkahwinan itu telah dikurniakan empat orang putera bernama Muhammad, Aun Akbar, Ali dan Abbas dan seorang puteri bernama Umm Kulthum.Setiap kali dia menziarahi saudaranya Imam Hussein (as), Imam akan bangun sebagai tanda penghormatan, menawarkan tempat duduknya sendiri· satu perbuatan yang sama sekali tidak didengari di hari·hari tersebut terutamanya apabila berhubung dengan kedudukan seorang wanita Dia adalah seorang yang berterus terang seperti bapanya Amirul Mukminin, dan juga fasih. Jika tidak, Imam Hussein (as) tidak akan mengamanahkan Zainal Abidin as yang sedang sakit, Imam ke empat Ahlul Bayt Rasulullah s.a.a.w. kepadanya Pada kebaikan, kasih sayang dan kecintaan dia adalah seperti ibunya yang ditempat perbaringan sebelum ajalnya, meninggalkannya untuk menjaga saudara-saudaranya sambil berkata, "Jagalah mereka dengan baik. Engkau yang akan menggantikan tempat ku didalam menjaga mereka".Begitulah kelebihannya Didalam soal beribadah, dia adalah hanya orang kedua selepas ibunya sendiri, Fatimah az·Zahra (as). Dia tidak pernah meninggalkan sembahyang tengah malamnya walaupun pada malam tragedi kesyahidan Pemimpin Para Syuhada, Hussein bin Ali (as), disebalik kerusuhan, kesulitan, kacau bilau dan kebingungan yang melanda Dan menurut kepada Imam Zainal Abidin (as), "Walaupun segala kesusahan dan peristiwa Karbala yang mengejutkan, apabila kami dibawa ke Damsyik, ibu saudaraku tidak pernah meninggalkan sembahyang tengah malamnya" Pada ucapan selamat tinggalnya kepada adiknya, Imam Husain (as) meminta dia mengingatinya pada sembahyang.sembahyang tersebut.

Mengenai tahap kesabaran, tolak ansur, penguasaan diri,penahanan diri atau ketenangan hati yang boleh membantu seseorang untuk menanggung penghasutan, ketidak adilan, kesusahan atau sebarang hal ehwal yang tidak menyenangkan dari masa dan hidup, dan penyerahan mutlaknya kepada Allah s.w.t, mungkin adalah mencukupi untuk menyebut bahawa dia telah berdiri tegak dihadapan jasad terpenggal saudaranya Imam Husain (as), dia lalu mengangkat tangannya ke arah langit dan berkata, "Oh Tuhan, terimalah pengorbanan kecil ini dari kami yang telah mati dijalankan." Satu rujukan pasti kepada 37: 10711 09 dari a1-Quran ul-Karim, iaitu "Dan kami membebaskannya dengan satu pengorbanan yang besar, dan meninggalkan untuknya dikalangan orang-orang kemudian, salam keatas Ibrahim!".

Allah s.w.t akan mencari jalan, jika kita menawarkan diri kita sendiri, untuk menggunakan kita bukan untuk kemusnahan diri kita, tetapi untuk kemajuan lanjut kita.


malam ini syurga berseronok dan bergembira
madinah tenggelam dlm cahaya dan kasih sayang
di bulan 5 Jamadi ul-awwal zainab datang
menjadi tetamu di rumahnya Zahra dan Maula Ali
keadaan dan hawa suria berubah
wajahnya zainab seperti bulan bercahaya
tahniah buat Mahdi Sohibaz Zaman(Imam Mahdi)
dimana malam ini telah lahir sebuah permata
kamu puteri syurga dan petunjuknya kesetiaan
bahagian wujudnya Zahra, puteri raja alam
kamu emak saudara (ammeh), dengan pandangannya Murtadha
berilah satu pandangan pd ku spy dpt menjadi korbanmu
fikiran ku tenang disebabkan dirimu zainab
dengan kedatangannya zainab penyebab bercahayanya mataku
buat yg xdikenalai tiada jalan untuk haramnya
lebih mngenali dirimu zainab dr diri sendiri
sebuah matahari datang, ke arah karbala
seorang puteri datang ke dunia, datang dri arash karbala
padanya mereka memanggil "zainab", hiasannya abah
bercahaya dunia dengan langkahnya dia(zainab)
buah hatinya zahra, adanya maula (ei azizam)
ya zainab kubra, madadi kun
kesabarannya seorang wanita, ammeh nya mahdi
penyembuh segala kesedihan,atas semua kesakitan
petunjuknya cinta, kesabaran, keindahannya perjanjian (ei tabibam)
ya zainab kubra, madadi kun
telah ditentukan kamu yg sentiasa disisi hussein, kamu puterinya ALi
namamu penenang jiwa dan setiap hati
kamu yg hati ku mahukan, wahai kekasihku (ei umidam)
ya zainab kubra, madadi kun
bintang begermelapanku, penolongnya hussein, cintanya hasan
wahai bunga tamannya zahra,wahai bungannya dunia
disebabkan cinta mu, hati ini mabuk dan gila
hatiku ini hanya buatmu
siapa yg melihatmu, pasti akan mendapat kebaikan
ya zainab kubra, madadi kun

hatiku sentiasa dlm ingatan mu zainab
hari ini hatiku telah diambil, didlam kesedihanmu zainab
di tengah api dan asap,
aku pengemisnya zainab
jiwaku korbannya zainab
dri karbala ke kufah
dri kufah ke syam
telah dipukul2nya zainab
jiwaku korbannya zainab
aku tanah pijakannya zainab
aku pengemisnya zainab
jiwaku korbannya zainab
jangan pisahkan bajunnya hussain dr zainab
inilah satunya2 tinggalan peringatan buat zainab
malam ini telah sampai pengakhirannya
masa penghijrahan hussein
malam ini zainab telah jd tetamu dukannya hussein
telah sampai jiwa dr bibir
kekasih zahra zainab
rambutnya telah putih
tua disebabkan kedukaan hati
belangkangnya telah bongkok sudah
tanah dan duka berada di atas kepalanya
telah sampai jiwa dr bibir
kekasih zahra zainab
bajunya hussein diletakkan di dadanya
memukul dada menyebut hussein2
telah sampai jiwa dr bibir
kekasih zahra zainab

Heyatt_arredza@yahoo.co.uk
Abalzahra.blogspot.com

Friday, May 9, 2008

Palestin Dalam Ingatan

“Siapa yang malamnya berganti

siang tanpa memerhatikan

urusan umat Islam, ketahuilah

ia bukanlah seorang Islam.”

- Sabda Rasul SAWW



60 Tahun Malapetaka

“Nakba” (malapetaka) merujuk kepada peristiwa malang tahun 1948. Lebih dari dua pertiga dari penduduk Palestin telah dipaksa berambus dari tanah air mereka.

Enam puluh tahun telah berlalu. Pelarian Palestin mencatatkan jumlah terbesar dalam sejarah dunia. Hingga kini, masyarakat antarabangsa masih gagal menyelamatkan hak rakyat Palestin, termasuklah hak untuk kembali ke kampung halaman mereka sendiri.

















“Jika kaum muslimin bersatu dan masing-masing dari mereka mengguyurkan seember air pada Israel, maka Israel akan tersapu; namun masih saja mereka tak berdaya di hadapannya.” [Imam Khomeini, 16 Ogos 1979]



“Al-Quds adalah bagian dari tubuh Islam. Dan Generasi baru Palestina pun telah mengerti bahwa jalan satu-satunya untuk mengakhiri penghinaan adalah dengan perlawanan bersenjata, bukan melalui rundingan. Rejim Zionis tak berhak untuk wujud dan memerintah di tanah Palestin. Israel adalah tumor dan kanser yang mesti dicabut dari wilayah ini.” [Sayyed Ali Khamenei, Tehran, 15 Disember 2000]


"Hizbullah dan pejuang Islam sudah siap untuk menghadapi apapun serangan musuh. Emad Moghneya meninggalkan puluhan ribu pemuda yang sudah terlatih dan siap untuk mati syahid. Kamu (Israel) telah membunuh Haji Emad di luar arena perang. Atas pembunuhan ini, yang anda pilih ialah untuk perang terbuka dengan kami. Dari perang Jun 2006 lalu hingga tumpahnya darah Haji Emad, dunia perlu mencatat akan masuknya ambang tumbangnya Israel. Darah syahid Emad Mughneya akan mengeluarkan (orang-orang Zionis itu) dari wujud dunia. Tiada ketakutan, kelemahan dan sakit di dalam tubuh atau barisan pejuang. Teman Mughneya akan menyambung jalan, rencana, jihad dan darahnya. Darah ini menambah kekuatan, kekukuhan dan keteguhan kami untuk melanjutkan perjuangan yang lebih besar lagi.” 'Sayyed Hassan Nasrallah '



“Imam (Khomeini) berkata rejim yang
menjajah al-Quds ini akan lenyap dari lembaran masa (sejarah). Saya yakin segera kita akan melihat runtuhnya rejim Zionis berkat usaha keras semua pejuang Palestina dan Lebanon. Hitungan mundur menuju kehancuran rejim itu sudah dimulai lewat tangan anak-anak Hizbullah. Seperti Soviet Union telah musnah dan sekarang tidak ada, begitu juga rejim Zionis akan segera musnah". [Ahmadinejad]


Apakah anda ketahui? Bahawa sehingga April 2008:

Semenjak 29 September 2000, seramai 1101 kanak-kanak telah terbunuh dalam konflik Israel-Palestin, dan 982 daripada jumlah tersebut adalah kanak-kanak Palestin; seramai 4,719 rakyat Palestin dan hanya 1,044 rakyat Israel telah terbunuh; seramai 32,213 rakyat Palestin dan hanya 6,845 rakyat Israel telah tercedera.

Sepanjang tahun 2007, Amerika telah membelanjakan lebih $6.8juta sehari untuk Israel, dan hanya $0.3juta sehari untuk rakyat Palestin.

Setakat ini, hanya 1 rakyat Israel ditahan di Palestin, sementara 10,756 rakyat Palestin ditahan di penjara Israel.

Sebanyak 18,147 rumah awam Palestin telah dirobohkan oleh Israel, sementara tiada satu pun rumah awam Israel telah dirobohkan Palestin.

Pengangguran di Israel mencapai 9%, sementara di Palestin hampir 40% penduduknya menganggur.

Sehingga kini, Israel telah berjaya membina 223 penempatan eksklusif yahudi di atas tanah Palestin yang dirampas.

Israel telah dihukum oleh lebih daripada 65 resolusi PBB, namun tetap tiada merubah kerakusannya.



Sunday, April 13, 2008

Solawat




Assalamualaika ya Rasulullah
Assalamualaika ya Habiballah
Assalamualaika ya Abazzahro
Assalamualaika ya Jaddal Husain

Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad wa aalitthaahirin watthayyibiin

Shalawat dan salam tercurahkan untukmu duhai baginda rasulullah kekasih Allah, putra termulya abdullah, ayah tersayang ummal batol, sepupu tercinta ali asadullah, kakek kebanggaan hasan hujjatullah....


Engkau adalah cahaya pada gelapnya dunia, penunjuk jalan kebenaran,penegak tonggak-tonggak keadilan, , penghancur kebathilan, pejuang kemanusiaan, pada hari wiladahmu ini kami sepatutnyalah memujimu, dengan iringan shalawat untukmu...


Duka perjuanganmu adalah duka kami
Qur’anmu qur’an kami
Sunnahmu sunnah kami
Akan kami pegang erat keduanya itu ya habiballah…
Terimalah shalawat kami ya rasulullah...

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah".(al-ahzab:21)



Ketika nabi muhammad saww pergi ke langit Nabi saw melihat satu malaikat yang memiliki seribu sayap dan setiap sayap terdiri dari seribu tangan dan setiap tangan memiliki seribu jari, Nabi saw ketika melihat hal ini Nabi saww bertanya kepada Jibril as tentang apa tugas malaikat itu?
Jibril menjawab bahwa malaikat itu bertugas menghitung setiap tetes air yang turun dari langit dari zaman nabi adam as sampai hari kiamat.
Kemudian Nabi saw menemui malaikat tersebut dan memujinya karena sangat tepat menghitung tetesan air hujan dan sangat teliti dalam menghitungnya..
Kemudian malaikat itu berkata kepada Nabi saw bahwa memang tugasnya menghitung tetesan air hujan tapi masih ada yang tidak bisa dia hitung.
Nabi sawberatanya kepada malaikat tersebut tentang apa yang tidak bisa dihitungnya.
Malaikat menjawab: Aku tidak bisa menghitung pahala orang yang bersolawat kepada mu dan keluargamu…….

Allah swt menciptakan 7 gunung di langit, setiap gunung dipenuhi oleh malaikat yang tak terhitung jumlahnya, disetiap gunung para malaikat selalu bertasbih, bertahmid, bertahlil, dan semua pahalanya itu diberikan kepada siapa saja yang bersholawat kepada Nabi Muhammad saww dan Ahlulbaitnya as.
sholawat!!!!!!!! Allahumma sholli ala Muhammad wa alimuhammad.



Wednesday, January 16, 2008

Khutbah Imam Ali Ar-Ridha (sa) dalam Pernikahan puteranya


























Dalam kitab Makarimul Akhlaq dikatakan bahwa kita disunnahkan menyampaikan khutbah ini dalam suatu pernikahan untuk bertabarruk dengannya karena dalam khutbah ini meliputi makna pernikahan. Khutbahnya sebagai berikut:

الحمد لله الذي حمد في الكتاب نفسه وافتتح بالحمد كتابه وجعله أول محل نعمته وآخر جزاء أهل طاعته وصلى الله على محمد خير بريته وعلى آله أئمة الرحمة ومعادن الحكمة. والحمد لله الذي كان في نبئه الصادق وكتابه الناطق أن من أحق الاسباب بالصلة وأولى الامور بالتقدمة سببا أوجب نسبا وأمرا أعقب حسبا، فقال جل ثناؤه: ” وهو الذي خلق من الماء بشرا فجعله نسبا وصهرا وكان ربك قديرا “. وقال: ” وأنكحوا الايامى منكم والصالحين من عبادكم وإمائكم إن يكونوا فقراء يغنهم الله من فضله والله واسع عليم”. ولو لم يكن في المناكحة والمصاهرة آية محكمة منزلة ولا سنة متبعة لكان فيما جعل الله فيها من بر القريب وتألف البعيد ما رغب فيه العاقل اللبيب وسارع اليه الموافق المصيب، فأولى الناس بالله من اتبع أمره وأنفذ حكمه وأمضى قضاءه ورضي جزاءه، ونحن نسأل الله تعالى أن ينجز لنا ولكم على أوفق الامور. ثم إن فلان بن فلان من قد عرفتم مروته وعقله وصلاحه ونيته وفضله وقد أحب شركتكم وخطب كريمتكم فلانة وبذل لها من الصداق كذا، فشفعوا شافعكم وأنكحوا خاطبكم في يسر غير عسر، أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم

Segala puji bagi Allah yang memuji diri-Nya dalam kitab-Nya, yang memulai kitab-Nya dengan puja-Nya, yang menjadikan puji-Nya awal dari nikmat-Nya dan akhir pembalasan bagi orang-orang yang taat kepada-Nya. Semoga shalawat senantiasa tercurahkan pada Muhammad manusia terbaik dan pada keluarganya para imam penyebar kasih sayang dan khazanah-khazanah hikmah.

Segala puji bagi Allah yang menyatakan dalam firman-Nya yang benar dan dalam kitab-Nya yang berbicara bahwa pernikahan adalah penyebab yang paling benar untuk menyambung generasi, perkara yang paling utama sebagai sebab pendahulu, penyebab untuk meneruskan garis keturunan, dan sebagai perkara yang akibatnya kebajikan. Allah Yang Maha Agung puja-Nya berfirman:
“Dialah yang menciptakan manusia dari air kemudian menjadikan manusia punya keturunan dan mushaharah, dan Tuhanmu Maha Kuasa.” (Al-Furqan: 54). Dan Dia berfirman:
Nikahilah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang shaleh dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka fakir, Allah akan memberi kekayaan kepada mereka dari karunia-Nya. Allah Maha Luas karunia-Nya dan Maha Mengetahui. (An-Nur: 32)

Sekiranya dalam pernikahan dan Mushaharah tidak ada ayat yang muhkamah dan tidak sunnah yang harus diikuti, niscaya Allah akan menjadikan pernikahan di daratan yang dekat dan masa yang jauh, sesuatu yang diinginkan oleh orang yang berakal dan bijaksana, dan bergegaslah padanya pengakuan orang yang benar. Karena itu, manusia yang paling utamalah orang yang mengikuti perintah-Nya, yang melaksanakan hukum-Nya, yang menjalani ketetapan-Nya dan ridha pada pembalas-Nya. Kami mohon kepada Allah swt agar Dia membalas kami dan kalian atas perkara-perkara yang paling sesuai.

Sesungguhnya Fulan bin Fulan, orang yang telah kalian ketahui pribadinya, akal dan pikirannya, kebaikannya, niat dan keutamaanya. Dia ingin hidup bersama kalian, melamar perempuan mulia dari kalian yaitu Fulanah, dan ia mencurahkan kesetian padanya. Maka bantulah orang yang menolong kalian, dan nikahkan orang yang melamar kalian dengan kemudahan tanpa kesulitan. Aku akhiri ucapanku, aku mohon ampun kepada Allah bagiku dan bagi kalian. (Makarimul Akhlaq, Ath-Thabrasi: 205)

Wassalam

Friday, January 11, 2008

Takziah buat bulan Muharram dan Karbala

Takziah buat bulan Muharram dan Karbala


“Kalaulah agama MUHAMMAD SAAW,

tidak tegak kecuali dgn terbunuhnya Aku,

Wahai pedang-pedang penggallah Aku”

“Hanya dengan kematianku dan darahku, kebenaran Islam dan Sunnah datukku Muhammad Rasulullah saaw. dapat diper­tahankan...” Dan lagi katanya: ‘....Seandainya manusia mengetahui bahawa harta yang dicarinya akan hilang nescaya mereka akan mem­belanjakannya pada jalán Aliah, dan seandainya manusia menyedari bahawa nyawa mereka akan berpisah dengan jasadnya nescaya mereka akan sanggup mati dicincang pada jalan ALLAH ‘azza wa jalla.

Imam Hussein as

Hari Karbala ialah pada 10 Muharram 61H....
Imam Husayn AS telah syahid pada hari Jumaat
ketika berusia 57 tahun....Andakah anda mengingatinya?

Imam Ja'afar al-Sadiq AS berkata: Maksudnya:

"Setiap hari adalah Asyura Setiap tanah adalah Karbala"

Allaahummal-an Qatalatal

Hussein A’layhis Salaam

Hussain nyawaku bulan Muharram dia telah datang
sayyidi jiwa2 kami berkabung kerana musibah
yg menimpa dirimu didalam hati kami ada suara
yg berbisik bahawa seandainya kami dpt berada
di sisi kuburmu bermatam, memukul dada atas musibah
yg menimpamu ayuh (marilah) kita bersama2 membawa
sekeping hati ini pergi ke karbala kita jadikan air mata
dan hati yg pilu terhadap musibat hussain sebagai
bekalan di akhirat sana wahai mereka yg telah
menyematkan cinta hussain di dalam hati
wahai mereka yg sepanjang umur memanggil
menyeru hussain! hussain! muharamnya telah tiba..

Peristiwa dan Amalan di Bulan Muharram




















Bulan Muharram adalah awal tahun Hijriyah, bulan kesedihan bagi keluarga Nabi saw dan para pengikutnya. Pada hari pertama Muharram disunnahkan berpuasa dan melakukan shalat sunnah dua rakaat dan membaca doa (3 kali) sebagaimana yang disunnah kepada Zakariya, yaitu:

اَللّهُمَّ اَنْتَ الاِْلهُ الْقَديمُ وَهذِهِ سَنَةُ جَديدَةُ فَاَسْئَلُكَ فيهَا الْعِصْمَةَ مِنَ الشَّيْطانِ وَالْقُوَّةَ عَلى هذِهِ النَّفْسِ الاَْمّارَةِ بِالسّوءِ وَالاِْشْتِغالَ بِما يُقَرِّبُنى اِلَيْكَ يا كَريمُ يا ذَا الْجَلالِ وَالاِْكْرامِ يا عِمادَ مَنْ لا عِمادَ لَهُ يا ذَخيرَةَ مَنْ لا ذَخيرَةَ لَهُ يا حِرْزَ مَنْ لا حِرْزَ لَهُ يا غِياثَ مَنْ لا غِياثَ لَهُ يا سَنَدَ مَنْ لا سَنَدَ لَهُ يا كَنْزَ مَنْ لا كَنْزَ لَهُ يا حَسَنَ الْبَلاءِ يا عَظيمِ الرَّجاءِ يا عِزَّ الضُّعَفآءِ يا مُنْقِذَ الْغَرْقى يا مُنْجِىَ الْهَلْكى يا مُنْعِمُ يا مُجْمِلُ يا مُفْضِلُ يا مُحْسِنُ اَنْتَ الَّذى سَجَدَ لَكَ سَوادُ اللَّيْلِ وَنُورُ النَّهارِ وَضَوْءُ الْقَمَرِ وَشُعاعُ الشَّمْسِ وَدَوِىُّ الْمآءِ وَحَفيفُ الشَّجَرِ يا اَللهُ لا شَريكَ لَكَ اَللّـهُمَّ اجْعَلْنا خَيْراً مِمّا يَظُنُّونَ وَاغْفِرْ لَنا ما لا يَعْمَلُونَ وَلا تُؤاخِذْنا بِما يَقُولُونَ حَسْبِىَ اللهُ لا اِلـهَ اِلاّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظيمِ آمَنّا بِهِ كلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنا وَما يَذَّكَّرُ اِلاّ اُولُوا الاَْلْبابِ رَبَّنا لا تُزِغْ قُلُوبَنا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنا وَهَبْ لَنا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهّابُ .
“Ya Allah, Engkaulah Tuhan Yang Maha Qadim. Inilah tahun baru, aku memohon kepada-Mu penjagaan dari setan, kekuatan terhadap jiwa yang selalu memerintahkan pada keburukan, dan kesibukan yang selalu mendekatkan diri kepada-Mu. Wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Memiliki keagngan dan kemuliaan. Wahai Sandaran bagi setiap yang tak memiliki sandaran, wahai Simpanan bagi setiap yang tak memiliki simpanan, wahai Penjagaan bagi yang tak memiliki penjagaan, wahai Perlindungan bagi yang tak memiliki perlindungan, wahai Sandaran bagi yang tak memiliki sandaran, wahai Simpanan bagi yang tak memiliki simpanan, wahai Yang Terbaik dalam memberi ujian, wahai Harapan yang paling besar, wahai Yang Memuliakan orang-orang yang lemah.
Wahai Yang Mennyelamatkan orang yang tenggelam, wahai Yang Menyelamatkan orang yang binasa, wahai Yang Memberi keindahan, wahai Yang Memberi karunia, wahai Yang Memberikan kebaikan.
Hanya kepada-Mu sujud kegelapan malam dan cahaya siang, cahaya bulan dan sinar matahari, gemericik air dan desir pepohonan.
Ya Allah, tiada sekutu bagi-Mu. Ya Allah, jadikan bagi kami kebaikan apa yang mereka perkirakan. Ampuni kami apa yang mereka tidak ketahui. Jangan siksa kami dengan apa yang mereka katakan. Cukuplah bagiku Allah sebagai pelindung, tiada Tuhan kecuali Dia, kepada-Nya aku bertawakkal. Dialah Tuhan Arasy yang agung. Kami beriman kepada-Nya apa yang datang dari sisi Tuhan kami, dan tidak akan mengingat-Nya kecuali orang-orang yang berpikir.
Duhai Tuhan kami, jangan nodai hati kami sesudah Kau bimbing kami. Anugrahkan kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungghnya Engkau Maha Memberi karunia.”

Hari ketiga adalah hari Nabi Yusuf (as) dibebaskan dari penjara. Disunnahkan berpuasa pada hari pertama hingga hari kesembilan. Hari kesepuluh adalah hari yang dikenal dengan hari Asyura, hari terbunuhnya Al-Husein (sa) cucu Rasulullah saw di Padang Karbala, hari puncak kesedihan bagi keluarga Nabi saw dan para pengikutnya. Pada hari ini disunnahkan membaca doa ziarah kepada cucu Rasulullah saw, Al-Husein (sa) dan membaca doa hari Asyura. (Mafatihul Jinanm bab 2, halaman 286)